Monday, August 18, 2014

Sports Station - Dirgahayu Republik Indonesia


Firstly, I wanna say HAPPY 69th INDEPENDENCE DAY, Indonesia!

Pernah liat poster ini, guys?
Jadi, dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan RI tahun ini, Planet Sports mengadakan promo ini nih. Gue sih pernah lihat poster ini di Path sebelum hari H 17 Agustus. Gue pikir, what ever apa pun itu. Ternyata sangat berpengaruh terhadap kehidupan gue di hari Minggu...

Berawal dari menemani Aa Deri yang mau beli sepatu tracking. Dikarenakan gue dan Andi sudah biasa dengan merk Merrel untuk sepatu tracking, akhirnya kami meracuni Aa Deri untuk beli Merrel juga. Waktu bulan Ramadhan pas kami lagi beli baju lebaran, di Sports Station Cibubur Junction ada sepatu Merrel yang diskon 70% harganya jadi sekitar Rp 450.000,- murah sekali dong. Andi waktu itu mau beli, tapi gue tahan, karena untuk apa gitu, udah punya sepatu banyak. Akhirnya tidak dibeli.

Dengan berbekal pengetahuan diskon terakhir yang cukup besar, kami mengompori Aa Deri. Pergilah saat itu ke Sports Station Cibubur Junction. Sesampainya di sana, udah curiga tuh. Kok tutup ya. Tapi kok di dalam toko banyak orang. Lagi ada lomba belanjakah? Ternyata permisa, Sports Station membuat kebijakan bahwa "Toko ditutup sampai dengan customer yang di dalam selesai berbelanja. Setelah itu akan dibuka kembali dan begitu seterusnya." WHAT A STUPID!

Menurut gue itu sangat tidak efektif. Karena orang yang berbelanja di dalam pun tidak diberi batas waktu. It's okay. Kami menunggu. Satu jam lebih menunggu. Akhirnya toko dibuka, dengan embel-embel sebelumnya si karyawan mengeluh "Saya belum makan nih......" Who cares? Jadi para karyawan tidak sempat beristirahat karena customer tidak henti berdatangan. Hmmmmmmmmmmm. Bikin promo tapi tidak bisa mengelolanya. Senjata makan tuan.

Dear staffs, I know you are tired.. But who cares? Salahin manajer kamu dong yang tidak bisa mengatur. Harusnya jumlah karyawannya ditambah lagi agar bisa bergantian.

Setelah menunggu, akhirnya toko dibuka. Kami masuk berdesakan. Sepatu yang kami cari, Merrel sepi peminat. Yaaaaa karena yang Buy 1 Get 1 kebanyakan Converse dan Airwalk. Dengan damai menuju Merrel. AND. Diskonnya sangat kecil, yaitu 30%. OH MY GOD.

Harga sepatu menjadi satu jutaan. Tapi sangat worthy. Akhirnya sepatu pun dibeli. Kemudian menelusuri hal-hal yang sebenarnya tidak perlu tapi dicari-cari untuk dibeli. Tadinya gue dan Andi mau beli Converse, Rp 500.000,- dapet dua pasang. Yang tersisa hanya yang berwarna hitam. Kurang menarik. Akhirnya enggak jadi. Gue memutuskan membeli kacamata renang, karena kacamata sebelumnya hilang. Saking lamanya enggak renang jadi hilang :( Aa beli kaos Chelsea dan kaos kaki.

Lagi asik-asiknya dapat barang yang diinginkan yang limited quantity, salah seorang staf menawarkan "Itu jadi dibeli? Sini....." untuk mengambil barang tsb dan ditaruh di kasir. Bener aja... Hal tersebut membuat masalah baru. Barang printilan macam kacamata renang dan kaos kaki hilang di kasir. Staf itu lupa naro di mana. Again, WHAT A STUPID!

Dicariin lagi kaos kaki sama stafnya, Aa bilang "Bukan yang itu, beda, tadi tinggal satu". Anjrit emang, cape-cape ngubek-ngubek, malah diilangin. Kalau lagi sepi sih gapapa, ini lagi rame, pake dikumpulin segala barang-barang orang, kenapa sih enggak membiarkan customer memegang barang yang mau dibeli. Lagi diskon kayak gitu kan itu hasil perjuangan banget nyarinya.

Akhirnya, gue enggak jadi beli kacamata renang dan Aa enggak jadi beli kaos kaki. Padahal kacamata renang gue itu sama warnanya dengan baju renang gue. FYI, itu di kasir penampakannya kayak kapal pecah. Semua barang-barang orang yang mau dibeli, ngumpul semua di situ. Malah di sebelah gue ada masalah sama "Bukan itu sepatu saya, warnanya benar itu tapi tali sepatunya cokelat" dan masih banyak lagi permasalahannya, box sepatu berjatuhanlah. Yang paling parahnya lagi, baju Chelsea yang mau Aa beli kan warna putih, stafnya itu naruhnya dibawah sembarangan banget.

Manajernya ada enggak sih? Ada. Dan hanya ngemeng-ngemeng gitu "Kamu harusnya begini, begitu...."

Kasian. Staf kan gimana manajernya.

Yah begitulah pengalaman yang cukup menyebalkan. Saran aja sih, bagi instansi yang mau membuat promo apa pun, manajemennya dimantapkan dulu. Kasian stafnya lho kecapean dan customer pun kecewa. Beli sepatu mending enggak usah pas promo-promo gitulah. Harganya juga enggak turun-turun amat. Same aje.

Sekian dan terima kasih.

No comments:

Post a Comment